Diduga Manipulasi Data PKBM Lembah Harapan Kecamatan Kerumutan Ingin Meraup Keuntungan Besar 

Daerah, Kriminal, Terbaru36 Dilihat

Eksprosekasus.com,Pelalawan-Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lembah Harapan yang terletak di Desa Lembah Subur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan diduga banyak memanipulasi data, mulai dari data peserta didik (PD), waktu belajar mengajar, dan data Sarpras.

Didalam data yang dibuat oleh Operator PKBM Lembah Harapan jumlah PD ada 113, dan waktu belajar mengajar nya malam hari, kemudian data Sarpras tertulis Ruang kelas ada 2, Ruang Pimpinan 1, Ruang Guru 1, toilet 4 dan Ruang gudang 1,

Tim investigasi media mencoba melakukan konfirmasi dengan mendatangi PKBM Lembah Harapan Jum’at 10/11/023, dan bertemu dengan Ibu Dahlia selaku Istri dari Kepala Sekolah (Kepsek) Bani Caniago,

Dihadapan Wartawan Dahlia membenarkan jika data di PKBM Lembah Harapan itu sudah benar, ” Betul, jumlah PD nya ada 113, untuk Setara Paket C ada 30 yang Paket A dan B saya lupa jumlah nya, ” Kata Dahlia

Ketika ditanya tentang waktu belajar mengajar yang berbeda Dahlia menjawab,” itu kan dulu pernah anak anak sekalian Les Komputer, ” Beber nya, dan ketika dicecar masalah jumlah berapa PD yang mendapat Bantuan Oprasional Peserta (BOP) Dahlia menjawab dengan nada lantam, ” Kalau itu saya tidak bisa memberitahu kan, silahkan tanya kedinas terkait, nanti kalau diberitakan yang tidak tidak tentang PKBM ini saya akan tuntut. ” Tegas Dahlia dengan nada tinggi

Menurut hasil pantauan Awak Media dilapangan, data yang mereka laporkan dengan keadaan fisik itu sangat berbeda,disamping Sekolah nya Kotor dan berdebu karena jarang digunakan,Sekolah juga sempit, jumlah Ruang belajar hanya 1,itu pun tidak bisa menampung lebih dari 50 PD, Ruang Guru dan Pimpinan hanya digabung 1 Ruangan , gudang tidak terlihat, apalagi toilet yang 4 juga tidak terlihat.

Dengan perbedaan itu semua Awak Media mencoba menanyakan kembali kepada Dahlia, dengan ruang segini bagaimana bisa menampung PD sebanyak 113,? ” Kami bekerjasama dengan Pondok Pesantren Milik Pak Mualim, di pondok pesantren kan tidak ada Sekolah Formal, mereka belajar disana tetapi jika Ujian disini” Terang Dahlia lagi

Dari penjelasan Dahlia yang tampak begitu mengetahui tentang PKBM itu, menimbulkan tanda tanya besar, harus nya Kepsek lah yang lebih tau tentang PKBM, kenapa ini Istri nya lebih menguasai, menurut keterangan salah satu warga yang tidak bersedia di sebut nama nya mengatur, ” Setau saya Buk Dahlia lah yang mengelola PKBM itu, harus nya dia yang menjadi Kepsek bukan Suami nya, karena setau saya suami nya dulu kerja di Koprasi Unit Desa ( KUD), dan tidak pernah menjadi Guru, kenapa ini bisa jadi Kepsek PKBM ” Jelas Warga tersebut

Guna menelusuri kasus ini, Awak Media akan mengonfirmasi Kadis Dinas Pendidikan, dan meminta pembuktian Absen hadir PD PKBM, serta ber kordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Pelalawan, jika terbukti bersalah data dati PKBM Lembah Harapan maka mereka harus bersedia mempertanggung jawab kan kesalahan nya,siap di tuntut dan di proses secara hukum yang berlaku, sampai berita ini terbit belum ada konfirmasi resmi dari Bani Caniago selaku Kepsek. **(Tim/met)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *